Langsung ke konten utama

Postingan

Selamat, Real Madrid Juara Liga Champions Tahun 2022

Selamat buat fans Real Madrid atas pencapaian timnya pada laga piala Champions tahun 2022.  Picture by bola.net Sejak awal saya sudah menjagokan Real Madrid. Bukan berarti saya tidak menyukai Liverpool.  Suka. Terutama saat era-nya Steven Gerrard. Gaya permainan Liverpool juga keren dini hari tadi. Beberapa kali gawang Madrid nyaris kebobolan. Terutama di babak-babak akhir. Uph, bikin saya tegang dan teriak-teriak sendiri. Enggak lucu kan kalau tinggal dua menit laga usai kok kebobolan. Bisa perpanjangan waktu bahkan adu penalti. Saya kurang suka kalau pertandingan berakhir dengan adu penalti.  Maka ketika akhirnya peluit panjang berbunyi, lega rasanya. Yeaaah, Madrid juara. Maaf ya Liverpool. Kali ini saya mendukung Madrid. Meski saya akui permainan kalian bagus. Saya menyukai Real Madrid ketika era-nya Raul Gonzalez dan David Beckham. Setelahnya biasa saja. Karena sejatinya saya penggemar tim Italia, AC Milan. Juga Manchester City untuk Inggris. Kenapa mendukung Real Ma...

The Real of Valentino Rossi

Bagi penggemar motoGP tentu sudah tidak asing dengan nama satu ini. Valentino Rossi. Aksinya selalu dinantikan. Baik oleh kawan maupun lawan. MotoGP tanpa Vale begitu panggilan Valentino Rossi. Bagai sayur tanpa garam. Hambar. Picture by IG Valeyellow46 Siapa dan bagaimana sosok Vale bisa menjadi idola seperti sekarang ini, akan coba saya kupas secara tuntas untuk berbagi informasi kepada sesama penggemar Rossi. Bagi yang tidak mengidolakan, setidaknya bisa mengetahui sedikit gambaran tentang kiprah Rossi di ajang balap MotoGP. Valentino Rossi adalah anak dari pembalap GP 250 cc era 70-an asal Italia, Graziano Rossi. Lahir dari seorang ibu bernama Stefania Palma, pada tanggal 16 Februari 1979 di Urbino, Italia. Rossi sepertinya memang dilahirkan sebagai pembalap. Karena atmosfer lingkungannya sejak kecil adalah balapan. Tak heran jika di usia 17 tahun Rossi sudah mulai terjun ke dunia balap. Tepatnya pada tahun 1996 di Grand Prix 125 cc untuk Aprilia. Awalnya orang tua tidak mendukung ...

MotoGP Austria 2020 Nyaris Merenggut Nyawa Rossi dan Vinales

MotoGP merupakan salah satu tontonan wajib saya saat akhir pekan. Pokoknya begitu musim motoGP dimulai, jadwal akhir pekan saya sebisa mungkin tidak bentrok dengan acara siaran langsung motoGP.  Kalaupun terpaksa ada acara saat akhir pekan, saya usahakan bisa tiba di rumah sebelum acara motoGP. Segitunya sih? Ya begitulah yang namanya suka. Tidak ingin melewatkan sedikit pun momen kebersamaan. Berhubung saya suka mengendarai motor. Kerap bertualang dengan sepeda motor. Maka menonton motoGP memiliki keseruan tersendiri. Bukan karena tertarik adu kecepatannya. Atau pelampiasan karena tidak bisa kebut-kebutan di jalan. Namun mengagumi skill atau kemampuan para rider motoGP tersebut. Bayangkan, dengan kecepatan yang semaksimal mungkin mereka harus melewati tikungan-tikungan di sirkuit yang dibuat sedemikian rupa alias sulit. Bahkan ada tikungan yang begitu tajam dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Ini bukan hal yang mudah dilakukan jika tidak memiliki kemampuan dan kecerdasan.  ...